Rabu, 03 November 2010

Wanita Seksi Dalam Dunia Spionase

Anna Chapman, perempuan yang berada di pusat penyelidikan dugaan jaringan mata-mata Rusia yang tertangkap di AS, sebelumnya bekerja di Inggris dan menikah dengan warga Inggris.

Chapman, nama yang diberikan kepada petugas yang mencokoknya, merupakan salah satu dari 10 orang yang ditahan FBI karena diduga selama bertahun-tahun menjadi agen rahasia dinas intelijen Rusia.

Perempuan cantik itu tampaknya telah tinggal di Inggris sekitar empat tahun sejak 2003. Perusahaan swasta penyewa pesawat NetJets Eropa mengatakan, ia telah bekerja di kantor perusahaan itu di London untuk jangka waktu yang singkat. Adapun sebuah laporan di Daily Express menunjukkan, nama Chapman yang sebenarnya adalah Kuschenko dan ia lahir di Ukraina ini dibesarkan di Volgograd, yang sebelumnya bernama Stalingrad.

Rencana Operasi Penyerangan CIA Ke Indonesia

Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) milik CIA bocor ke tangan media.
Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Presiden Amerika.

Menurut dokumen tersebut, setelah Irak , Indonesia akan jadi sasaran berikutnya.
Berikut isi dokumen yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia :

Motif Agen CIA Masuk Indonesia

Oleh: Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S (VIVAnews)

Pihak Imigrasi Indonesia menangkap seorang warga Amerika Serikat, Bob Marshall. Belakangan diketahui bahwa Marshall adalah agen CIA, sekaligus buronan badan intelijen Amerika Serikat itu.

Kapan Marshall dideportasi dari Indonesia? "Itu bukan titipan kita, itu terserah wewenang AS. Itu tahanan AS, bukan Kepolisian," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Ito Sumardi di Markas Besar Kepolisian, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin 18 Januari 2010.

Saat ini, kata Ito, Marshall sedang menjalani pemeriksaan. Salah satu yang sedang diperiksa adalah motif agen CIA itu ke Indonesia. "Bukan hanya Polri yang selidiki, [sebab] ini menyangkut kedaulatan negara," kata dia.

Jejak CIA di Indonesia

oleh: Wenseslaus Manggut

Bob Marshall  ditangkap ketika mengurus paspor di Bogor, Jawa Barat. Diduga pendatang haram, eh ternyata lelaki ringkih itu adalah agen Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat. Kini Marshall meringkuk di ruang tahanan Mabes Polri. Siapa si Marshal ini baca : Agen CIA Ditangkap di Bogor.
Beroperasinya agen CIA di Indonesia bukan kisah baru. Sejumlah buku - dari yang akademis hingga yang cuma bermodal teori konspirasi - mengisahkan sepak terjang mereka semenjak jaman Soekarno.

MENCIPTAKAN HANTU TERORIS

Oleh Ir. Muhammad Umar Alkatiri*

MANTAN Direktur Bakin, A.C. Manullang pada sebuah media mengatakan, Omar Al-Farouq adalah agen binaan CIA, yang ditugaskan menyusup, merekrut agen lokal dari kalangan Islam radikal. Banyak yang terheran-heran dengan pernyataan itu. Bagaimana mungkin Al-Farouq yang menikahi Mira Agustina yang bercadar, putri dari Haris Fadhillah alias Abu Dzar, panglima perang yang tewas di Ambon belum lama ini, adalah agen CIA?
Begitulah kenyataannya. Kalangan Islam (pergerakan) memang amat sangat rentan disusupi. Terutama sejak dasawarsa pertama Orde Baru. Misalnya, pada kasus Komando Jihad, yang melibatkan nama Hispran, Adah Djaelani, Danu M. Hasan, tokoh senior DI-TII atau NII, yang dipercaya Ali Moertopo melalui ajakan "kerja sama" menggalang kekuatan untuk mengusir bahaya komunisme dari Utara (ketika itu Amerika baru saja kalah perang dengan Vietnam yang komunis).

Minggu, 11 Juli 2010

Osama Bin Laden (antara ada dan tiada)

Dilahirkan di Riyadh, Saudi Arabia pada tahun 1957 dari keluarga kaya raya. Menempuh pendidikan di King Abdul Aziz University. Pada tahun 1979, Uni Soviet melakukan invasi militer ke Afganistan, Osama Bin Laden bergabung dengan ribuan mujahidin untuk mempertahankan Afganistan. Setelah Uni Soviet menarik mundur pasukannya pada tahun 1989, Osama Bin Laden pulang sebagai seorang pahlawan. Tetapi dia menemukan kezaliman (korupsi) di negara asalnya dan keluarganya. Puncaknya ia tidak senang terhadap kehadiran pasukan Amerika Serikat di Arab Saudi selam Perang Teluk, pada tahun 1993 ia mendirikan suatu organisasi yaitu Al-Qaeda.

CIA (Central Intellence Agency)

Central Intelligence Agency (CIA) ialah dinas rahasia pemerintah Amerika Serikat yang dibentuk pada 18 September 1947 dengan nama NSA (National Security Act) oleh Presiden Harry S. Truman dengan pimpinan pertamanya Jenderal Hoyt S. Vandenberg. NSA sendiri sudah berganti nama menjadi DCI (Director of Central Intelligent), yang mengkoordinir semua tugas-tugas para agen CIA. Kini CIA dipimpin oleh Porter J. Goss.

CIA membekali para agennya dengan spy-kits, di tangan Direktorat Sains dan Teknologi. Pada era Perang Dingin dengan Uni Soviet, tugas-tugas CIA lebih banyak diarahkan pada kontra-intelijen. Kini, CIA juga mulai menangani peredaran narkotika, organisasi kejahatan internasional, perdagangan senjata gelap, dan yang paling hangat ialah kontra-teroris. Yang terakhir ini ialah terutama setelah serangan 11 September 2001 yang menghancurkan gedung World Trade Center.

Ketangguhan CIA semakin dieperjelas dengan film-film yang mengisahkan tentang agen-agen CIA yang selalu sukses menyelesaikan tugas-tugasnya yang dibantu dengan alat-alat super canggih.

Mossad

Ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim (Ibrani: המוסד למודיעין ולתפקידים מיוחדים, "Institut Intelijen dan Operasi Khusus") adalah dinas rahasia Israel dan sering disingkat sebagai Mossad. Operasinya terutama mengawasi bangsa-bangsa dan organisasi Arab di seluruh dunia.

Mossad merupakan dinas intelijen yang dianggap momok bagi dunia Arab. Sepak terjangnya dalam mengacak-acak sejumlah negeri membuatnya diakui sebagai salah satu dinas intelijen terbaik dan tersukses di dunia. Lembaga ini bertanggung jawab untuk intelijen, misi penyamaran, dan kontra teroris. Mossad juga bertanggung jawab atas pemindahan warga Yahudi keluar dari Suriah, Iran, dan Ethiopia. Agen-agennya aktif dalam pembentukan sejumlah negara komunis di Barat dan PBB.

Mossad dibentuk Perdana Menteri Israel David ben Gurion pada 1 April 1951, selain intelijen militer dan kontra intelijen (Shin Bet). Pada pembetukannya, ia berkata bahwa tujuan Mossad ialah, "Untuk negara kita yang sejak berdirinya telah berada di bawah ancaman musuh-musuhnya. Konstitusi intelijen ialah garis terdepan pertahanan...Kita harus belajar dengan baik cara untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sekeliling kita."

Mossad berkantor pusat di Tel Aviv. Pada 1980-an, personilnya diperkirakan berjumlah 1500-2000 orang. Secara tradisional, direkturnya dirahasiakan, namun pada Maret 1996, pemerintah Israel mengumumkan pada publik MayJen Danny Yatom sebagai direktur menggantikan Shabtai Shavit yang dipecat awal 1996.

Diduga Mossad bertanggung jawab atas sejumlah operasi intelijen di dunia, khususnya yang terjadi di seputar konflik TimTeng. Mereka telah menempatkan umat bangsa Arab sebagai ancaman utama Israel. Mereka memiliki klab malam di Libanon, the Star, yang kerap menjadi ajang pertemuan para agennya.


Badan Intelejen Negara (BIN)

Badan Intelijen Negara, Institusi yang terkesan angker ini cikal-bakalnya ada di masa pendudukan Jepang, tahun 1943.
Pada masa itu Jepang mendirikan versi lokal lembaga intelijen yang terkenal dengan sebutan Sekolah Intelijen Militer Nakano. Mantan tentara Pembela Tanah Air (Peta), Zulkifli Lubis merupakan lulusan sekaligus Komandan Intelijen pertama kaum republikan.
Paska kemerdekaan, Agustus 1945 Pemerintah Indonesia mendirikan badan intelijen republik yang pertama, yang dinamakan Badan Istemewa. Kolonel Zulkifli Lubis kembali memimpin lembaga itu bersama sekitar 40 mantan tentara Peta yang menjadi penyelidik militer khusus.
Setelah memasuki masa pelatihan khusus intelijen di daerah Ambarawa, awal Mei 1946 sekitar 30 pemuda lulusannya menjadi anggota Badan Rahasia Negara Indonesia (Brani). Lembaga ini menjadi payung gerakan intelijen dengan beberapa unit ad hoc, bahkan operasi luar negeri.
Juli 1946, Menteri Pertahanan (Menhan) Amir Sjarifuddin membentuk Badan Pertahanan B yang dikepalai seorang mantan komisioner polisi. Alhasil 30 April 1947 seluruh badan intelijen digabung di bawah Menhan, termasuk Brani menjadi Bagian V dari Badan Pertahanan B.
Di awal tahun 1952, Kepala Staf Angkatan Perang, T.B. Simatupang menurunkan lembaga intelijen menjadi Badan Informasi Staf Angkatan Perang (BISAP). Tahun itu Wakil Presiden Mohammad Hatta dan Menhan Sri Sultan Hamengku Buwono IX menerima tawaran Central Intelligence Agency Amerika Serikat (CIA) untuk melatih calon-calon intel profesional Indonesia di Pulau Saipan, Filipina.
Akibat persaingan di tubuh militer, sepanjang tahun 1952-1958, seluruh angkatan dan Kepolisian memiliki badan intelijen sendiri-sendiri tanpa koordinasi nasional. Maka 5 Desember 1958 Presiden Soekarno membentuk Badan Koordinasi Intelijen (BKI) dengan Kolonel Laut Pirngadi sebagai kepala.
Selanjutnya, 10 November 1959, BKI menjadi Badan Pusat Intelijen (BPI) yang bermarkas di Jalan Madiun, yang dikepalai oleh DR Soebandrio. Di era tahun 1960-an hingga akhir masa Orde Lama, pengaruh Soebandrio pada BPI sangat kuat diikuti perang ideologi Komunis dan non-Komunis di tubuh militer, termasuk intelijen.

 

About Us

DUNIA AGEN RAHASIA Copyright © 2009 Community is Designed by Sacha Blogger Template

CSS done by Link building